Sisa Makanan organik dari hasil olahan dapur dan sisa konsumsi di kantin SMAN 1 Bantul kini diolah secara kreatif menjadi pakan ternak berkualitas tinggi. Langkah inovatif ini diterapkan untuk menanggulangi tumpukan limbah organik yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap dan mencemari lingkungan jika dibuang begitu saja. Dengan memanfaatkan teknologi fermentasi sederhana berbasis mikroorganisme lokal, sisa makanan yang semula tidak berguna dapat diubah menjadi pakan alternatif yang kaya akan protein dan nutrisi.
Proses pengolahan diawali dengan pengumpulan dan pemisahan sisa makanan dari bahan non-organik seperti plastik dan kertas oleh para petugas kantin bersama tim siswa peduli lingkungan. Sisa makanan yang telah terpilah kemudian dicacah hingga halus, dicampur dengan dedak padi, serta difermentasi selama beberapa hari di dalam wadah tertutup yang aman. Hasil fermentasi pakan ini memiliki aroma khas yang disukai oleh hewan ternak seperti ayam, bebek, dan ikan lele di fasilitas peternakan sekolah.
Pemanfaatan limbah Sisa Makanan ini terbukti sangat efektif dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah zero waste di area kantin sekolah secara konsisten. Lingkungan kantin menjadi jauh lebih bersih, higienis, dan terbebas dari ancaman lalat maupun bau busuk yang sering timbul dari pembuangan sampah organik biasa. Selain itu, pakan ternak hasil olahan mandiri ini dapat menghemat biaya pakan untuk unit kewirausahaan peternakan yang dikelola oleh para siswa SMAN 1 Bantul.
Kegiatan pengolahan limbah organik ini diintegrasikan dalam kurikulum keahlian prakarya dan kewirausahaan bagi para siswa sekolah. Siswa diajar untuk memahami prinsip ekonomi sirkular, teknologi bioproses sederhana, serta peluang usaha berbasis pengelolaan limbah lingkungan. Pengalaman praktis ini memberikan pembekalan ilmu yang sangat berguna bagi siswa untuk melatih jiwa kewirausahaan yang berwawasan lingkungan hidup di masa depan.
Inovasi pengolahan Sisa Makanan menjadi pakan ternak bernilai guna di SMAN 1 Bantul membuktikan bahwa permasalahan limbah sekolah dapat diselesaikan dengan solusi yang kreatif dan produktif. Pihak sekolah berencana untuk membagikan pakan ternak hasil produksi ini kepada warga sekitar sekolah yang memiliki usaha peternakan kecil. Komitmen pada pengelolaan sampah yang mandiri ini akan terus dijaga demi mewujudkan SMAN 1 Bantul sebagai kampus hijau yang bersih, ramah lingkungan, dan bermanfaat bagi masyarakat.
